Menag Nasaruddin Umar Tekankan Kemuliaan Profesi Guru, Tegaskan Tujuan Utama Pendidikan adalah Mencerdaskan Bangsa

0
1776967573235-1

RAKYAT BERHAK TAU — Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menegaskan pentingnya memaknai profesi guru sebagai panggilan pengabdian untuk mencerdaskan anak bangsa, bukan semata-mata sebagai sarana mencari penghasilan.
Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Pembelajaran Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 3 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 3 September 2025.

Guru sebagai Profesi Pengabdian

Dalam arahannya, Nasaruddin Umar mengingatkan bahwa tujuan utama menjadi guru adalah mencerdaskan peserta didik. Ia menekankan bahwa proses mendidik merupakan bentuk amal jariyah yang memiliki nilai keberlanjutan dalam kebaikan.
Ia juga menyoroti bahwa profesi guru memiliki kedudukan yang sangat mulia karena berperan langsung dalam membentuk karakter dan masa depan generasi bangsa.

Penekanan pada Niat dan Pengabdian

Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa jika orientasi utama seseorang hanya pada aspek materi, maka profesi lain dapat menjadi pilihan. Namun, bagi mereka yang memilih menjadi guru, diperlukan komitmen moral untuk mendidik dengan penuh keikhlasan.

Guru disebut sebagai sosok yang memiliki tanggung jawab besar dalam membangun peradaban melalui pendidikan.

Klarifikasi Usai Pernyataan Viral

Pernyataan tersebut kemudian menjadi perhatian publik dan menuai berbagai respons di ruang digital, khususnya terkait isu kesejahteraan guru.
Menanggapi hal tersebut, Nasaruddin Umar menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf pada hari yang sama. Ia menegaskan tidak ada niat untuk merendahkan profesi guru.
Ia menjelaskan bahwa maksud pernyataannya adalah untuk menekankan nilai pengabdian dan kemuliaan profesi guru, bukan untuk mengabaikan aspek kesejahteraan tenaga pendidik.

Kementerian Agama menegaskan bahwa negara tetap memiliki kewajiban untuk memperhatikan kesejahteraan guru, seiring dengan peran strategis mereka dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *