Tembus Medan Ekstrem Bukit Puntak, TNI dan Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Helikopter PK-CFX di Sekadau
SEKADAU – Misi kemanusiaan penuh risiko berhasil dituntaskan. TNI bersama tim SAR gabungan akhirnya mengevakuasi seluruh korban kecelakaan helikopter PK-CFX di kawasan Bukit Puntak, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.
Operasi evakuasi berlangsung dramatis di tengah medan ekstrem berupa perbukitan curam dan hutan lebat tanpa akses kendaraan. Para personel harus berjalan kaki berjam-jam sambil memikul jenazah korban demi menuntaskan misi kemanusiaan tersebut.
Helikopter jenis Airbus H130 dengan nomor registrasi PK-CFX sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat dalam penerbangan di wilayah Kalimantan Barat. Lokasi jatuhnya pesawat ditemukan di area terpencil yang sulit dijangkau, sehingga proses evakuasi menjadi tantangan besar bagi tim di lapangan.
Dalam operasi tersebut, ratusan personel TNI bersama unsur SAR gabungan dikerahkan, termasuk dukungan udara menggunakan helikopter Super Puma untuk mempercepat proses evakuasi dari lokasi kejadian menuju titik aman.
Sebanyak delapan korban terdiri dari dua kru dan enam penumpang berhasil ditemukan dan dievakuasi. Seluruh korban kemudian dibawa ke fasilitas medis untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Proses evakuasi dimulai sejak dini hari dan memakan waktu lebih dari enam jam, mencerminkan beratnya kondisi geografis di lokasi kejadian. Selain mengevakuasi korban, tim juga berhasil mengamankan kotak hitam (flight data recorder) yang akan menjadi kunci dalam mengungkap penyebab kecelakaan tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat nyata akan tantangan operasi penyelamatan di wilayah terpencil Indonesia, sekaligus menunjukkan sinergi kuat antara TNI, SAR, dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.
Di balik kerasnya medan dan keterbatasan akses, operasi ini tidak sekadar evakuasi ,melainkan bentuk nyata pengabdian dan kemanusiaan, memastikan setiap korban kembali kepada keluarganya dengan penghormatan yang layak.