Australia Kontrak 3 Frigat Canggih “Mogami Upgrade”, Perkuat Armada Laut hingga 2030

RAKYAT BERHAK TAHU — Pemerintah Australia resmi mengumumkan kontrak pembelian tiga kapal frigat serbaguna “Mogami yang ditingkatkan” sebagai bagian dari program strategis SEA 3000, Sabtu (18/4/2026). Proyek ini menjadi langkah awal dalam rencana besar pembangunan hingga 11 kapal perang permukaan baru guna memperkuat kekuatan maritim nasional.

Kontrak tersebut melibatkan kerja sama erat dengan Pemerintah Jepang serta perusahaan galangan kapal Mitsubishi Heavy Industries (MHI), yang akan membangun frigat berbasis desain kelas Mogami milik Jepang dengan sejumlah peningkatan teknologi.
Angkatan Laut Australia atau Royal Australian Navy (RAN) menargetkan kapal pertama mulai diterima pada tahun 2029.

Spesifikasi Canggih dan Daya Tempur Tinggi
Frigat kelas Mogami yang ditingkatkan ini dirancang sebagai kapal tempur modern dengan kemampuan multi-misi. Kapal tersebut memiliki jangkauan hingga 10.000 mil laut dan dilengkapi sistem peluncur vertikal (VLS) 32 sel untuk berbagai jenis rudal, termasuk rudal permukaan-ke-udara dan anti-kapal.

Selain itu, kapal ini mampu mengoperasikan helikopter tempur maritim MH-60R Seahawk serta diawaki sekitar 92 personel Angkatan Laut.
Kemampuan ini menjadikan frigat Mogami sebagai salah satu platform tempur laut paling adaptif dalam menghadapi dinamika ancaman maritim modern.

Investasi Besar dan Dampak Industri

Dalam Program Investasi Terpadu 2026, pemerintah Australia berkomitmen mengalokasikan hingga 20 miliar dolar AS selama satu dekade ke depan untuk pengembangan frigat serbaguna. Proyek ini juga akan mendorong pembangunan industri pertahanan domestik, khususnya di kawasan Australia Barat.
Pengembangan kapal di Henderson Defence Precinct diperkirakan akan menciptakan sekitar 10.000 lapangan kerja berketerampilan tinggi, sekaligus memperkuat ekosistem industri maritim nasional.Kerja Sama Strategis Australia–Jepang

Penandatanganan kontrak ditandai dengan kesepakatan kerja sama yang dikenal sebagai “Memorandum Mogami”, yang melibatkan pejabat tinggi kedua negara, termasuk Menteri Pertahanan Jepang Koizumi Shinjirō.
Kolaborasi ini juga mencakup peningkatan interoperabilitas militer, di mana personel RAN telah berlatih bersama Pasukan Bela Diri Maritim Jepang di atas kapal kelas Mogami, termasuk kapal perang Kumano dalam latihan internasional seperti Exercise Kakadu.

Perkuat Keseimbangan Kekuatan di Indo-Pasifik

Langkah Australia ini dipandang sebagai bagian dari strategi memperkuat kehadiran militer di kawasan Indo-Pasifik yang semakin kompetitif. Dengan penambahan frigat baru, Australia berupaya menggandakan kekuatan armada tempur permukaan dalam dua dekade mendatang.
Modernisasi ini sekaligus menegaskan pergeseran fokus pertahanan menuju kemampuan laut dan siber sebagai pilar utama menghadapi tantangan keamanan global.

Sumber: TSM, laporan pertahanan internasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *