Dedi Mulyadi Geram, Ultimatum Pemda: “Kalau Lambat, Saya Turun Langsung”

0
1778712580192-1


RakyatBerhakTau | Subang, 13 Mei 2026 — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan pernyataan tegas terkait lambannya penanganan sejumlah persoalan di tingkat pemerintah kabupaten dan kota. Ia menegaskan siap turun langsung jika aparat daerah dinilai tidak mampu merespons cepat keluhan masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Dedi saat menghadiri pelantikan pengurus ABPEDNAS Kabupaten Subang, Rabu (13/05/2026).

Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti banyaknya laporan warga yang langsung masuk ke dirinya karena dianggap tidak tertangani secara optimal di tingkat daerah.
Menurut Dedi, berbagai persoalan seperti premanisme, pengelolaan sampah, hingga aktivitas tambang ilegal masih menjadi keluhan utama masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Barat.

Ia mengaku telah berulang kali meminta pemerintah kabupaten dan kota untuk segera mengambil langkah cepat. Namun, jika tidak ada respons yang memadai, ia menegaskan tidak akan tinggal diam.
“Sekali, dua kali masih belum direspons juga, saya yang terjun langsung,” ujar Dedi Mulyadi dengan nada tegas.

Pernyataan tersebut menjadi perhatian publik karena dianggap sebagai bentuk peringatan keras kepada pemerintah daerah agar lebih responsif dalam menangani persoalan masyarakat.
Selain itu, Dedi juga mengingatkan perangkat desa agar lebih transparan dalam pengelolaan dana desa.

Ia menekankan bahwa pengawasan kini semakin diperketat melalui sinergi dengan aparat penegak hukum dalam program Jaga Desa, Jaga Indonesia.
Melalui sikap tegas tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap pelayanan publik dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *