1.000 Taruna Akmil Siap Diterjunkan ke 178 Sekolah Rakyat, Perkuat Pendidikan Karakter dan Disiplin Siswa
JAKARTA – Sebanyak 1.000 taruna Akademi Militer (Akmil) akan diterjunkan ke 178 Sekolah Rakyat di berbagai daerah untuk mendampingi pembentukan karakter dan kedisiplinan para siswa. Program tersebut dijadwalkan berlangsung selama sepekan pada awal Agustus 2026 sebagai bagian dari sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kementerian Sosial.
Komandan Jenderal Akademi TNI, Letjen TNI R. Sidiharta Wisnu Graha, mengatakan skema pelaksanaan program masih terus dimatangkan oleh Markas Besar (Mabes) TNI bersama Kementerian Sosial agar dapat berjalan efektif di setiap Sekolah Rakyat.
Menurut Wisnu, taruna yang akan diterjunkan berasal dari tingkat I dan II Akademi Militer. Mereka akan mendampingi para siswa dalam membangun kebiasaan positif melalui berbagai aktivitas sederhana yang menanamkan disiplin dan kemandirian.
Materi yang diberikan meliputi cara menyetrika seragam, merapikan tempat tidur, menata lemari pakaian, hingga menyemir sepatu. Kegiatan tersebut dirancang untuk membentuk karakter siswa agar lebih mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pendidikan karakter menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Kebiasaan-kebiasaan sederhana tersebut diharapkan mampu membangun sikap disiplin sejak dini,” ujar Wisnu.
Program ini juga sejalan dengan perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap pentingnya pembinaan karakter generasi muda. Kerapian, disiplin, dan tanggung jawab disebut menjadi nilai-nilai yang ingin ditanamkan melalui penyelenggaraan Sekolah Rakyat.
Melalui kolaborasi antara TNI dan Kementerian Sosial, pemerintah berharap para siswa Sekolah Rakyat tidak hanya memperoleh pendidikan akademik yang berkualitas, tetapi juga memiliki karakter kuat, mandiri, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Kehadiran para taruna Akmil di lingkungan Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjadi teladan bagi para siswa dalam membangun budaya disiplin, semangat belajar, dan jiwa kepemimpinan sejak usia sekolah.
